datanglah sayang dan biarkan ku berbaring
dipelukanmu walaupun tuk sejenak
usaplah dahiku dan kan kukatakan semua
bila ku lelah tetap lah disini
jangan tinggalkan aku sendiri
bila ku marah biarkan kubersandar
jangan kau pergi untuk menghindar
rasakan resahku dan buat aku tersenyum
dengan canda tawamu walaupun tuk sekejap
karena hanya engkaulah yang sanggup redakan aku
karena engkaulah satu-satunya untukku
dan pastikan kita slalu bersama
karena dirimulah yg sanggup mengerti aku
dalam susah ataupun senang
dapatkah engkau slalu menjagaku
dan mampukah engkau mempertahanku
Arsip untuk Juni, 2008
Buat Ku Tersenyum….
tetesan hujan itu
Tetes-tetes hujan yang jatuh dari barisan genting
Seperti sepasukan kerinduan yang menyerbu garang
Menerobos masuk kedalam ruang ingatan dan kenang
Gemuruh dilangit seperti gema nafiri yang beradu dengan tabuhan genderang
Selalu saja kerinduan pada entah apa dan siapa itu datang
Bersama curahan hujan yang menjelmakan genang
Lalu dingin gigil meraba kesekujur badan hembuskan aroma kesunyian
Aku memang terlanjur mencintaimu
Seluruh jiwa telah ku serahkan
Menggenggam janji setiaku
Kumohon jangan jadikan semua ini
Alasan kau menyakitiku
Meskipun cintamu tak hanya untukku
Tapi cobalah sejenak mengerti
Reff:
Bila…Rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga
Coba…Bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini, kasih
Semua telah terjadi
Wouo wouo woh wooo uuuu wooo u woo
Reff:
Bila…Rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga
Coba…Bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini, kasih
Semua telah terjadi
Aku memang terlanjur mencintaimu
malam sepi…..
Kau bertanya “Untuk apa rindu?”
Lalu kujawab “Untuk meyakinkan bahwa asa itu ada”
Kau bertanya lagi “Apa asa itu benar ada?”
Lalu kujawab “Tanyakan pada hatimu.”
Dan aku tanyakan kembali padamu “Adakah?”
Hanya kesunyian yang menjawab
Semenjak ku jatuh cinta padamu
Aku ingin s’lalu memandang matamu
Aku ingin s’lalu melihat senyummu
Aku ingin s’lalu mendengar suaramu
Apakah dirimu tercipta untukku
Hati ini tak berani lagi
Hati ini berdetak lebih keras lagi
Aku tak bisa ungkapkan lagi
Tubuhku melayang bersama angan-angan
Semenjak ku jatuh cinta padamu
Aku ingin s’lalu memandang matamu
Aku ingin s’lalu melihat senyummu
Aku ingin s’lalu mendengar suaramu
Ku ingin bawamu terbang
Ke dunia taman berlian
Ku ingin kepakkan sayap
Untukmu hai bidadari
Indahnya parasmu
Madu di bibirmu
Setia lakumu
Salju di hatimu
Meski pedang menancap di dadaku
Walau peluru menembus keningku
Ku ’kan lewati
…harapanku..
Kala aku berjalan dalam sebuah ruangan
Aku hanya berharap menemukan mu dalam keramaian
Melihat mu tertawa dan tersenyum
Melihat mu bahagia diantara
Kala aku berjalan dalam sebuah jalan panjang
Aku ingin melihat mu dalam dekat
Memandang mu dan mendengar mu
Dalam balutan cinta
Kala aku berdiri di dekat mu
Melihatmu tertawa, memandang mu dan mendengar mu
Aku berharap kau bisa menyapa ku
Dalam senyum dan cinta




